Banner Pondok Pesantren
Menu
← Kembali ke artikelPendidikan

Profil Amatullah: Peraih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia

Administrator15 Oktober 2026 0
Profil Amatullah: Peraih Nilai 100 TKA Bahasa Indonesia

Mengenal Amatullah (Alana), peraih nilai 100 TKA Bahasa Indonesia. Temukan kisah inspiratif di balik pola belajar, kecintaannya pada buku, dan pola asuh keluarganya.

Amatullah Nayla Dzawata Afnan atau biasa dipanggil Alana..lahir 12 Agustus 2010 di Jogjakarta sbg anak ke tiga dari 7 bersaudara.. Sejak kecil, potensinya sudah sangat terlihat seperti nalar kritis dan semangat belajar yang kuat...berani menyampaikan pendapat dan tidak takut suasana dan berkenalan dg orang baru..

banyak kebiasaan baik yang menjadi budaya di rumahnya..seperti umi selalu membacakan buku cerita nabi, sains bahkan buku biografi tokoh dunia sebelum tidur.. dengan antusiasme anak2 yang besar..mata yang bersinar karena terbawa alur cerita hingga emosi yang ikut membara bersama heroisme yang ditanamkan..jadilah alana kecil selalu ditemani mimpi besar dan visi mendunia sebelum tidurnya...membentuknya menjadi anak yang optimis..selalu penasaran dan pantang menyerah

Tumbuh dalam keluarga besar para pendidik..alana mendapat atmosfer belajar yang kuat dan menjadikan sarana membaca dan tulis menulis.. menjadi teman harian, hobby yang mewujud hingga remaja

Komentar orangtua : alana adalah benih unggul yang diamnahkan Allah SWT kepada kami orangtua..tugas kami mencarikan tanah terbaik..pupuk yang tepat..porsi sinar matahari yang sesuai dan kadar air yang seimbang yang dibutuhkan agar alana mewujud menjadi pribadi terbaik dengan potensi terasah dan siap mengarungi kehidupan dunia sebagai pemberi bobot di dalamnya

Pola-pola belajar : alana anak yg mudah hafal dan ingat.. cepat faham ,suka membaca sehingga penyimpan memori yang baik..kelemahannya..dia mudah bosan pada pembelajaran yang monoton atau materi yang sudah dikuasai..alana membutuhkan eksposure lebih terhadap berbagai ilmu dan tsaqofah islam..agar daya kritis dan semangat belajarnya menemukan tantangan yang terbaiknya..

Pola didik : kami acapkali menjadikan buku sbg hadiah dan apresiasi atas prestasinya .atau bahkan buku menjadi "jajan" yang kami jatah setiap bulan..seperti novel2 penulis Tere Liye atau penulis lain yg kontennya mendidik dan memberi pengalaman membaca luarbiasa.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya